Memang, sebuah penantian panjang dan sebuah kesabaran pastilah menghasilkan sebuah hasil yang manis dan indah. Setelah 4 tahun, mencoba untuk menyayangi seseorang yang bahkan dia tak menganggapku ada.. kini aku bagaikan terlahir sebagai sosok yang baru, yang siap menjalani kehidupan baru. Masih ingat kan dengan kisah cerita tentang laki - laki yang membuatku seperti bertemu sosok yang pernah kujumpai sebelumnya? Ya... inilah kelanjutan kisahnya.
Akhirnya, setelah kami dekat dan melewati masa - masa antara berharap pasti atau harapan palsu kini terjawab sudah. Pada 19 Januari 2014 kami pun memutuskan untuk menjalani hidup ini bersama - sama. Bukan, bukan menikah atau apa.. tapi saling menambatkan hati kami. Aku tau, ini tidaklah mudah, bagaimana tidak.. kami tidak bersekolah di universitas yang sama. Dia bersekolah di Akpelni sedangkan aku kuliah di Universitas Diponegoro. Selain itu, banyak perbedaan di antara kami. Jelas saja, aku ini berasal dari Jawa, sedangkan dia berasal dari ujung Indonesia. Bukan lagi Aceh, tapi Sabang. Kebayang kan gimana jauhnya... Lalu, hobi ku yang suka makan mie, ternyata berbeda dengannya. Dia lebih menyukai makanan seperti ikan dan sayur - sayuran. Tapi, bukankah menjalin hubungan bukan hanya sekedar mencari persamaan diantara dua orang? Menjalin sebuah hubungan menurutku lebih mengarah pada bagaimana kita bisa saling menghargai perbedaan yang ada. Perbedaan bukan dijadikan sebagai sebuah permasalahan, tetapi justru dijadikan sebuah hal yang baru untuk lebih mengenal bahwa ada banyak hal unik di luar kehidupanku ini.
Aku merasa bahagia bersamanya.. bukan karena dia yang selalu bertanya sedang apa, mengaturku atau apalah yang hal klasik biasa dilakukan oleh kebanyakan orang. Namun, dia lebih mengajarkanku bagaimana caranya agar terlihat lebih baik, berpakaian yang sopan, selalu mendukung dan memberi apresiasi di setiap pencapaianku dan banyak hal positif lainnya. Memang, dalam sebuah hubungan mengharapkan tenang dan adem - adem saja sepertinya tidak akan mungkin terjadi. Pastilah banyak sekali masalah - masalah kecil yang membuat terkadang saling salah paham. Ya, di saat itulah kami mungkin terlihat sangat menyebalkan dan egois ketika mempertahankan pendapat kami. Tapi, sekali lagi semua akan hilang karena rasa sayang yang kami rasakan.
Selama bersama dia, aku selalu merasa bahwa dunia nyataku benar - benar indah. Kebiasaanku yang selalu menatap layar handphone seketika berubah..aku lebih suka menatap dia tentunya :) Disampingnya, tak pernah kami lewatkan waktu tanpa tertawa bersama. Bahkan parah nya sampai kami lupa waktu. Hal - hal aneh selalu kami lakukan bersama. Mungkin benar yang dikatakan orang, dunia serasa milik kita berdua, yang lain mah numpang :p Misalnya saja, kami....eh aku selalu menghitung untuk berapa kalinya kami bertemu. Dan untuk pertemuan ke 10, kami mengadakan lari pagi keliling simpang 5 sebanyak 10 putaran, dan pertemuan selama 10 jam dalam satu hari. Hal yang paling menyebalkan adalah ketika malam hari, selalu saja dia yang tertidur terlebih dahulu... itu membuatku sedikit kesal. Tapi anehnya berkali - kali kami berselisih, selalu saja pada akhirnya kami mengalah juga.
Aku selalu berterimakasih kepada Allah karena telah menciptakan dia, sosok yang sangat indah... yang bisa menyayangiku dan memberikan warna dalam hidupku. Mungkin agak lebay juga menuliskan cerita ini. Tapi ini adalah sebuah kebahagiaan tersendiri karena dapat bertemu dan menjalani hari - hari bersamanya.
Entah apa dan bagaimana nantinya hubungan ini, namun aku tidak akan pernah menyesal telah bertemu dan mengenalnya.
Terimakasih untuk takdir yang mempertemukan kami :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar